Perjalanan

Bulan Ramadhan ini Mr. Y selalu mengantarkan gue ke kantor dan menitipkan mobil kami di kantor gue, lalu melanjutkan perjalanan ke Perjompongan dengan menggunakan kendaraan umum. Begitu pun saat jam pulang kantor, Mr. Y akan menjemput gue dengan kendaraan umum.

Beberapa hari yang lalu, Mr. Y bercerita dalam perjalanan dia ke kantor gue, dia ketemu 2 (dua) orang ibu tua di angkutan umum di sekitar Stasiun Tanah Abang. Yang satu seorang ibu yang sepertinya keturunan Tionghoa, yang satunya seorang ibu penduduk setempat.

Ibu A: Ibu naik kereta setiap hari?

Ibu B: Iya Bu, setiap hari seperti ini. Sekarang naik kereta (Commuter Line) penuh banget sampai tadi saya saya tidak bisa bergerak untuk keluar dari kereta.

Ibu A: Ibu mau kemana?

Ibu B: Saya mau ke Gereja di sekitar Tanah Abang sini Bu.

Ibu A: Wah jauh juga ya Gereja Ibu.

Ibu B: Namanya juga kalau sudah terbiasa di (Gereja) sini, pasti akan balik ke kandang yang sama. Anak-anak saya sudah melarang (untuk melakukan perjalanan jauh) sie, tapi bagaimana ya sudah terbiasa (beribadah) disini.

Continue reading

Advertisements

A House Called Home

Rumah kami bisa kami sebut berukuran cukup. Tidak besar, tidak kecil. Bukan rumah mewah juga bukan rumah kumuh. Sederhana.

Continue reading

That Magical Spice

Mr. Y memiliki seorang tante, adik dari Ibu Mertua gue. Beliau menjadikan kegiatan masak memasak bukan sebagai sekedar hobi, namun juga sebagai mata pencaharian. Apapun yang dimasak oleh BuNdar, begitu kami memanggil beliau, pasti selalu enak. Sabtu malam kemarin, sepulang kami dari pengajian untuk 1000 hari sanak keluarga kami, kami bertiga, Mr. Y, gue dan Baby K, mengantar beliau ke rumah. Seperti biasanya sie yang kami nantikan, beneran kami nantikan kok hehehehe, adalah masakan beliau meskipun hanya sekedar left-over alias sisa-sisa. Karena si bayik kicik ingin minum susu, BunNdar membuatkan hot chocolate milk dengan cara memasukan bubuk Milo direbus dalam panci. See, apapun yang beliau sajikan pasti dibuat sungguh-sungguh meskipun akan memakan waktu.   Continue reading