House of Memory

The only source of knowledge is experience. -Albert Einstein-

Hari ini gue baru saja mendarat di Jakarta setelah sabtu kemarin departemen tempat gue bekerja mengadakan semacamย annual gathering di Yogyakarta. Agak teler karena setelah malam minggu sebelumnya kami berjoget sampai jam 12 malam, I had to catch the first flight at 6.00 am. Awalnya gue jujur ya agak malas dengan kegiatan ini karena ini adalah kali ketiga gue ke Yogyakarta *dapatpiringcantik*. Tapi ya karena “diwajibkan” dan gue pun melaju ke sana.

Continue reading

Advertisements

A House Called Home

Rumah kami bisa kami sebut berukuran cukup. Tidak besar, tidak kecil.ย Bukan rumah mewah juga bukan rumah kumuh. Sederhana.

Continue reading

Kepiting dan Victoria’s Secret Swin Special

VS

Zia: Kok yang foto laki-laki bu?
Me: Ya itu fotografernya.
Zia: Kok cuma pakai baju gitu doang sie bu? Kenapa sie harus foto begitu di pasir?
Me: Ya buat dijual barangnya, nanti Ibu yang beli ๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜.
Zia: Aduh serem banget sie. *dengan gaya mau tutup mata*
Ibu: Maksudnya?
Zia: Itu fotonya di pasir, takut ada kepitingnya.
Syifa: Untung ya gak ada kepiting ya kan Mbak.

๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…๐Ÿ˜… – with yuga

View on Path

Big Hero 6 and our Weekend

Pertama-tama mau minta maaf kepada yang sudah berkunjung dan memberikanย “hallo” di blog ini, dan tidak ter-reply segera… *sungkem satu-satu*… lebih dari 3 minggu ini gue ditahan oleh pekerjaan sampai jam……… ya rekornya sie baru tidur jam 2 malam. Di post lainnya mungkin gue akan bercerita of being professional but you must work with something you hate.

Anyway…

Kebayang kan lebih dari 3 minggu hanya bertemu dengan anak-anak 1 jam sebelum berangkat dan weekend saja. It’s not a very very healthy relationship.

Minggu lalu akhirnya kami mencanangkan sebagai weekend teristirahat saja, maksudnya gak kemana-mana di luar BSD gitu. Inilah salah satu gue sejujurnya bersyukur bisa tinggal di BSD meski kata teman-teman gue sejauh jin buang anak, gak kenal macet dan hampir semuanya lengkap (hellooooow kami punya IKEA, Jakarta punya apa??? hahahaha).

Continue reading