Blog yang Berdebu Tebal, Terapi Jiwa, dan Label Lebay

Sudah lama tidak menjamah tempat ini, akhirnya mumpung barusan rapat di KaPeKa dibatalkan secara mendadak *alias sudah sampai di sana di siang bolong ini tapi baru diberitahu di sana*, mumpung lagi MamaDedehKW *bos eikeh yang seperti Mama Dedeh Aseli hihihihi* lagi rapat, ya melipirlah gue ke sini.

Buat Mbak BayuTrie, Mbak Chicaz dan Teh erry Bibi Teliti, maafkan saya yang baru akan menjawab komentar kalian hari ini, terima kasih lho suka mampir.

Kalau beberapa post rajin keluar hanya karena itu post dari status path saya. Hanya sekedar itu saja yang gue bisa update di sini, huhuhuhu ceydih banget dech. Gara-gara itu, gue pun jarang setor tulisan ke MD *maafkan mbak Hani dan Lita*.

Continue reading

Advertisements

Tetang Bekerja Part 2: Demotivated

Sumpah dech, lebih enak jadi anak SD daripada bekerja.

Capek hehehehe.

Gak ding. Tapi memang bekerja is more challenging. Kadang-kadang gue merasa setimpal gak ya hasil gue capai dengan pengorbanan gue, yang termasuk:

  1. Ninggalin anak-anak untuk dinas luar kota.
  2. Pulang larut malam.
  3. Mata panda kayak Pak SBY kalau kata teman gue *efek tidur jam 2 bangun jam 6 selama 3 minggu*.
  4. Dimarahin atau dihargai *sakitnya tetap di sini cuy*.
  5. Dimusuhin coworkers *oh ini sie dia iri saja gue pintar hahahaha* *keplak*.

Continue reading

Tentang Bekerja Part 1: Hati Galau

Sebenarnya gak boleh sie gue mengeluh… apalagi soal pekerjaan. Gak enak sama kantor gue, tapi cuma bisa bilang saat ini adalah puncak kegalauan dalam karir ini. Bukan masalah gak naik pangkat, bukan masalah ditahan untuk bisa sekolah (masalah sie tapi keep on praying tiap jam), tapi masalah nasib masa depan gue dan beberapa teman dalam perkariran. Harusnya sie gak boleh mengeluh, kan bukan bakal di-PHK, tapi ya gitu dech.

Jadi ya gak enak bekerja selama hati ini gundah gulana. Siapa sie mau bekerja tanpa ada rasa aman di hati ya gak? Mau marah sama siapa? Kata teman gue, hidup gue bagai “no-free-will“. Benar sie hahahaha.

Di titik ini gue belajar menghargai apa yang gue dapat selama bekerja di (kedua) institusi ini. Kalau dulu sering mengeluh, sering menjelek-jelekkan kantor, bos atau rekan kerja, saat ini I learn to appreciate in the hardest way. Dan gak enak.

Continue reading

A New Adventure

i

Yth. Bapak dan Ibu beserta rekan-rekan kerja di lingkungan Departemen XXXXX

Seperti yang telah diketahui, hari ini merupakan hari terakhir saya di Departemen ini.

Sebelum saya meninggalkan tempat yang sangat berkesan ini, izinkanlah saya berterima kasih atas segala dukungan, bimbingan, masukan, pencerahan, bantuan, kerjasama dan ilmu yang tiada henti telah diberikan Bapak dan Ibu beserta rekan-rekan kerja sekalian kepada saya selama 2,5 tahun masa kerja saya di Departemen XXXXX.

Merupakan suatu kehormatan bagi saya pribadi telah mendapatkan kesempatan untuk bekerja di bawah bimbingan Bapak dan Ibu beserta rekan-rekan kerja di Departemen ini. You are a special group of people and I will definitely miss you.

Dengan rendah hati saya memohon maaf apabila terdapat perbuatan, tindakan dan ucapan saya kepada Bapak dan Ibu beserta rekan-rekan kerja sekalian yang tidak berkenan baik yang disengaja maupun tidak disengaja.

Sekali lagi, perkenankan saya mengucapkan terima kasih atas segalanya, wish you all happiness and success.

 

It’s time to say goodbye, but I think goodbyes are sad and I’d much rather say hello. Hello to a new adventure.

Ernie Harwell

 

Regards,

tyas

 

Capres2014: Jangan Sampai Musuhan Ya BroSis

Soal Capres, mungkin ini akan jadi post yang pertama dan yang terakhir terkait Calon Presiden 2014.

Pertama-tama, meski gue terlihat akan pasti mencoblos calon tertentu, pastinya bukan hanya karenaI like him nor his performances in the government, but I might vote for him just because his success team’s strategies for Indonesia, repeat ya, his success team’s work plans for Indonesia. Deep inside I actually have a doubt on one of the candidates’ competencies and have a very big question mark about himself. In other side, his opponent has a strong character and have his own firm plans on Indonesia’s future, despite his dark background and the fact that i don’t like his supporters behind him and his past too. i wish that if i could turn back time and the candidate number X collaborated with candidate for vice president  number Y, and success team number Z joins candidates number A etc. Keep on dreaming Yas hahahaha.

Karena banyak gak cocoknya ya dengan calon yang sekarang, gue dan Mr. Y jadi banyak browsing.
Jadi dalam pemilihan presiden ini sudah menjadi kewajiban kita harus piknik.

Continue reading