Akhirnya Selesai Juga…

Akhirnya masalah Pilpres ini selesai juga.

Terima kasih ya Bapak-Bapak Hakim MK, saya tahu pasti membaca 200 halaman yang didiskon dari 2000 halaman itu sudah sampai berbusa-busa. Meski menurut saya pribadi hanya Tuhan yang Maha Tahu Kebenaran dan saya pun tidak tahu kebenaran dalam Pilpres 2014 ini, minimal saya berdoa lho Bapak-Bapak telah menjaga amanah dengan berintegritas dalam membuat putusan MK terkait Pilpres kemarin.

Titip pesan dari sahabat saya V%@7 yang saya tahu banget dia sedang baca postingan ini, tolong segera lanjutkan dengan agenda berikutnya yang dinantikan sekitar 1200 pegawai beserta seuruh industri perduitan.  Sebulan selesai ya Pak jangan kelamaan.

Sesuai dengan komitmen awal gue kalau Pilpres itu LUBER maka tetap gue tidak akan bilang gue sedih atau gembira dengan hasil keputusan MK kemarin. Mau jadi anggota geng Merah Putih atau geng Stand The Right Side, tetap nasibnya sama: di-bully!

Dan akhirnya sampai saat ini pun gue melarang Lil’Miss untuk menyebutkan nama-nama calon presiden kemarin, baik Pak Prabowo maupun Pak Jokowi. Dan itu merupakan larangan gue yang sangat keras demi apa coba: demi keselamatan anak gue.

#$^&&^%$$##%&

Gue merasakan bahkan untuk mengutarakan pendapat saja rasanya saat ini gue lagi hidup di negara tiran dataran Eropa Timur, yang kalau salah sebut nama presiden pun bisa dieksekusi mati. Kan perumpaamannya kalau lidah itu lebih tajam daripada pedang, dan itu benar. Mending di-dor mati atau di-bully dengan kata-kata, rasanya juga sakit.

Sejak Pilpres ini gue memang melarang anak-anak untuk menyebutkan nama capres-capres itu, padahal kan namanya anak kecil ya, kalau Lil’Miss sukanya Prabowo, yang Baby K sukanya Jokowi, semua dengan kriteria kegantengannya masing-masing capres lho hihihi, mereka masih suka hore-hore Jokowi atau hore-hore Prabowo kalau melihat foto capres di jalan. Namanya anak kecil. Zaman dulu pasti pun beberapa dari teman-teman kita (tapi gue sie gak ya hehehe) mengidolakan Soeharto bukan? Lalu masih bisa berteman baik kan. Kalau gue sie idolanya memang gak mau mainstream sie, Gaban! hahahaha. Hayo mana teman-teman yang waktu kecil mengidolakan Soeharto, jangan-jangan kemarin ikutan demo Reformasi 98 wkwkwkwkwk.

Gue banyak mendengar cerita bahkan masalah capres pilihan orang tua pun jadi bahan ejekan di beberapa sekolah. Jadi hanya demi kemanan saja gue melarang mereka menyebut 2 nama capres. IMHO pilpres ini sudah menggambarkan Bangsa Indonesia sesungguhnya: suka mem-bully.

Jadi ya wajar gak sie sekarang banyak kasus anak sekolah mem-bully? Ya wajar dong, wong yang dewasa saja memberikan contoh yang sama.

Kemarin Ucha teman kuliah gue men-screenshot wall FB dia yang isinya kekecewaan atas hasil putusan MK dari friend list-nya dia. Kata-kata yang tertuis cenderung kasar.

Sooooo… ya biarkan saja kan mereka beropini, kan mereka punya otak, mulut dan jempol sendiri, masa kita larang :).

Mau yang diungkapkan positif mau negatif, Tuhan sudah memberikan masing-masing akal pikiran, dan kesempatan bagi kita untuk memilih teman bukan?

Pendapat itu gak selalu harus sependapat, IMHO jika gue bergaul dengan orang-orang yang beraliran sama melulu, gue malah memperbodoh diri gue sendiri. Anggapah bahwa beda pendapat akan memperkaya wawasan kita.

Jadi akhirnya yang pasti gue lega dengan hasil Pilpres ini.

Minimal arah rencana kerja ke depan sudah agak jelas dengan perkiraan program kerja dari capres mana yang sebentar lagi akan diimplementasikan.

Demikian mari kita tutup masalah pemilihan presiden ini dengan baik-baik.

Yuk, masih banyak persoalan negara ini yang perlu kita perbaiki, kawal pemerintah yang baru dan anggota legislatif yang terpilih dengan ketat agar tercapai cita-cita Bangsa Indonesia.

Berasa Penataran P4 banget yaaaa hahahaha…

 

PS: Kejadian kemarin sesungguhnya mengerikan, beberapa senior kantor teringat tahun 1998. Kebetulan kantor gue pas percis arena pergulatan, bunyi yel-yel massa, masa berlarian, lalu teman-teman yang di paling pojok komplek perkantoran gue disuguhi tontonan menyeremkan, Maaaan mereka sampai nekat lompat pagar komplek perkantoran. Sepinya jalan sungguh menakutkan.

Jangan sampai hal ini terjadi lagi ya.

Advertisements

2 thoughts on “Akhirnya Selesai Juga…

Leave a Reply and Thank You!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s