Melihat Kanan dan Kiri

Almarhum Bapak Mertua adalah salah satu orang yang gue hormati, terlebih dengan beberapa nasihat beliau uang kurang lebih lebih masuk ke kami berdua.

Salah satu nasihat Beliau yang kami ingat dan insyaallah dapat selalu kami terapkan adalah ajaran untuk melihat ke sebelah kanan dan kiri kami.

Bukan buat pamer gue bercerita di sini, tapi hanya sekedar berbagi ya. Sebenarnya boleh dibilang Bapak Mertua itu tergolong orang yang sangat mampu. Bukan konglomerat kok, tapi beliau menurut gue jago investasi tapi hidup sederhana. Bapak Mertua pernah bercerita tentang hal-hal yang terkait dengan kemewahan dan kesederhanaan kepada Mr. Y.

Bapak, kalau mau bisa kok membeli mobil XXX (salah satu merek mobil mewah) atau mobil YYY. Tapi apakah harus begitu sementara Saudara Bapak belum tentu seberuntung Bapak atau lihat tetangga kita di Mampang ini.

Beliau selalu menekankan sebagaimana pun beruntung kami, kami harus selalu bisa menjaga perasaan sanak Saudara dan lingkungan kami.

Jangan sampai terlalu mencolok.

Jangan sampai terlalu berbeda.

Jangan sampai menimbulkan masalah iri dengki cemburu di antara sanak keluarga sendiri.

Dan merusak hubungan persaudaraan.

Wisdom yang semoga bisa kami manfaatkan untuk hidup gue dan Mr.Y selalu. Dan semoga anak cucu mertua gue selalu ingat pesan ini.

Dan apa kabar ketika gue dapat message ini?

image

Gue yakin Bapak satu ini gak bisa membedakan antara LV dan Levis hahahahaha

Mau meleleh…

Tapi gue menolak mentah-mentah dong. Bukan karena gue istri yang baik hati, tapi karena terlalu takut jadi omongan orang hahahaha.

Yes,  I am a coward!

Gue takut jadi omongan, ingat kata Alm. Bapak Mertua lagi, untuk selalu ingat di sekelilingnya. Yang pasti kita gak pernah bisa mengontrol perasaan dan mulut orang lain, ya gak?

Tapi sie yang paling parah adalah gue yakin kalau orang-orang bakal meragukan keaslian tas gue sie, habis muka dan gaya gue gak cocok mendapat kehormatan sebagai pemiliknya hahahahaha.

Jadi Mbak 3lv1 untuk sementara ini saya akan menolak dulu ya. Sampai saatnya ketika gue sudah siap menyandang kehormatan sebagai pemilik kamu, ku kan kagumi dari jauh dulu saja ya.

Tapi gue siap kok dapat Channel satu doang buat uang pangkal sekolah.

Posted from WordPress for Android

Advertisements

2 thoughts on “Melihat Kanan dan Kiri

  1. lianakusumo says:

    Hi Tyas ….
    ah gue mengangguk-angguk baca postingan ini. Setuju banget ama nasihat Bapak Mertuamu (mungkin orang tua kita ajarannya sama kali yaa, hal itu juga yang dipesankan ortuku).
    Gue sih mampu aja beli 3lvi … tapi bener, tengok kanan kiri itu penting 🙂

    • Mrs. Tyasye says:

      Gue takut digossipin di kantor hihihihihihihi
      Tahu kan tahu kan *blink blink*
      Tapi sie nasihat selain mertua, yang paling kena ke gue itu omelan Bapak gue, gara-gara gue kehilangan perangko Soekarno kuno yg gue bawa ke kelas pas kelas 1 SD. Omelan Bapak gue paling kencang adalah makanya jangan suka pamer, jadi kamu yg kehilangan sendiri. Nancep banget gak Li? Kita beruntung dapat role model seperti ortu kita ya.

Leave a Reply and Thank You!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s