Gusti Allah Mboten Sare: Part 1

Kurang lebih 5 tahun gue menunggu hari ini tiba.

Dahulu ketika berada di puncak, gue lupa sama yang di bawah.

Dahulu setiap pekerjaan dipercayakan selesai di tangan gue.

Gue, yang hanya pegawai rendahan, tak bergelar tinggi, hanya bermodal selembar ijasah S1, dan berusaha untuk memenuhi semua keingin setiap orang.

Dahulu, gue yang selalu antusias menerima pekerjaan, gue anggap sebagai menantang kemampuan sendiri.

I challenged myself to go further.

Dahulu bangga menyebutkan diri sebagai workaholic.

Dahulu selalu tersenyum disebut ahlinya di pekerjaan.

Dan dahulu selalu menangis ketika sekeliling tetap mendapatkan nilai terbaik, sedangkan gue hanya mendapatkan nilai rat-rata.

Continue reading

Terobsesi Sehat

Note: mungkin ada salah satu blog favorit (saya) pun sudah menulis ttg sehat, kalau yg ini pengen cerita ttg kesehatan dan olahraga dari presepsi saya sendiri ya.

Kenapa gue jadi terobsesi dengan olahraga?

Dimulailah dengan kisah gue duduk di Lantai 2 dekat ruang operasi RS Jantung Harapan Kita, di akhir bulan Januari 2013. Duduk bersama-sama, gue dan Mr. Y saling berpegangan tangan, saling menguatkan dan berdoa dalam hati. Kami sedang menunggu Bapak Mertua gue yang sedang menjalani proses operasi by pass.

Bapak Mertua adalah orang yang paling sehat menurut gue setelah Bapak gue sendiri. Pemain golf yang rajin, jago berenang (anak-anaknya bisa semua gaya renang hanya karena didikan beliau), rajin makan sayur dan menghindari lemak. di bulan November-Desember 2012, beliau merasakan sesak nafas. Long short story, dari hasil pemeriksaan sudah ada penumpukan di saluran yang mengalirkan darah ke jantung beliau. Beliau memilih langkah operasi.

Malam itu, gue hanya bisa mengamati ruang tunggu operasi. Banyak keluarga pasien dari seluruh penjuru Indonesia datang ke sini. BANYAK.

Continue reading

Menjadi Pegawai Negeri (Sipil)

Beberapa waktu lalu, di saat sedang mempertimbangkan career path bersama, di saat terpikir untuk menjadi dosen atau pengusaha sebagai pekerjaan sampingan, tercetus omongan ini dari mulut Mr. Y:”kalau gw keluar dari PNS, nanti di keluarga gak ada yang PNS lagi dong…”. Gue baru sadar kalau kami berdua itu sangat pegawai negeri sekali, maksudnya ya kerjanya di seputar pemerintahan. Dan baru sadar karena pengaruh lingkungan juga, both our parents are PNS, our grandparents are civil servants too. Jadi, menjadi pegawai negeri (sipil) seperti sudah mendarah daging.

Tapi faktor lingkungan bukan satu-satunya faktor pendorong kami berdua untuk menjadi pegawai negeri (sipil), ada tentunya banyak faktor pertimbangan lain dong. Mungkin gue boleh cerita sedikit bagaimana menjadi pegawai negeri, siapa tahu anak-anak gue pengen mengikuti jejak bapak ibunya membaca blog ini dan saat itu gue sudah keburu pikun hihihihihi… Tapi kurang lebih gue akan menjawab pertanyaan yang suka dilempar oleh orang-orang di sekitar gue, terutama yang ingin menjadi PNS.

Continue reading

Soal Di-Bully dan Mem-Bully

Surat terbuka untuk guru dan orangtua yang berinteraksi dengan anak yang suka mem-bully dan anak yang ter-bully…

Dear orang tua dan ibu bapak guru,

Ketika kami bertanya kepada anak saya yang saat ini sekolah di salah satu sekolah agama terbaik di sekitar rumah kami bagaimana dengan sekolahnya dan teman-temannya, anak saya menjawab bahwa dia lupa apa yang dipelajari disekolah dan tidak memiliki teman, saya tahu saat itu ada masalah di sekolah anak saya.
Continue reading

Bisa-Disebut-Kencan di Pipiltin Cocoa

Disclaimer: sebenar saya bukan buzzer, bukan pula kritikus makanan, hanya orang biasa yang suka maka *gak mau disebut si tukang makan*, hanya punya dua kategori jenis makanan, enak dan enak banget. Tapi kalau bisa cerita tentang makanan, dan ada tempat enak untuk dikunjungi, dan harusnya bisa terus dikunjungi, yuk dimari saya bercerita.

Gara-gara sejak 2 hari yang lalu, group BBM Kejora heboh mengajak makan-makan cantik di tempat baru, gw jadilah berkenalan dengan si Pipiltin Cocoa ini. Apalagi katanya sie punya-nya kakak angkatan di Fakultas Hukum *hallo mbak Tissa, saya mungkin tak dikenal hihihihi*, terus tambah si Nita pakai acara pasang foto-foto Egg-No dan Churros di group… Curiga nie bocah ini jadi buzzer terselubung sama si Scootzy *ampun ya jengs* hahahahaha… Katanya pula lagi acara diskon karena opening. Lumayan kan. Setelah mengeces menatap foto-foto makanan cantik itu, kok letak tokonya pas banget dekat dengan jadwal ke dokter gigi gw, di Jalan Barito No.2, sedangkan Dokter Gigi gw kan di Grinting 3 Blok A.

Continue reading